Minggu, 13 Mei 2012
Gelombang I
a. Pendaftaran tanggal 1 maret s/d 17 juni 2012
b. Tes tulis tgl. 18 juni 2012
c. tes wawancara dan kesehatan 19-20 juni 2012
d. Pemgumuman tgl. 25 juni 2012
e. Daftar ulang yang dinyatakan Lulus tgl 26-16 juli 2012
Gelombang II
a. Pendaftaran tanggal 18 juni s/d 2 september 2012
b. Tes tulis tgl. 3 september 2012
c. tes wawancara dan kesehatan 4-5 september 2012
d. Pemgumuman tgl. 8 september 2012
e. Daftar ulang yang dinyatakan Lulus tgl 8-15 september 2012
Memulai perkuliahan tanggal 17 september 2012
a. Pendaftaran tanggal 1 maret s/d 17 juni 2012
b. Tes tulis tgl. 18 juni 2012
c. tes wawancara dan kesehatan 19-20 juni 2012
d. Pemgumuman tgl. 25 juni 2012
e. Daftar ulang yang dinyatakan Lulus tgl 26-16 juli 2012
Gelombang II
a. Pendaftaran tanggal 18 juni s/d 2 september 2012
b. Tes tulis tgl. 3 september 2012
c. tes wawancara dan kesehatan 4-5 september 2012
d. Pemgumuman tgl. 8 september 2012
e. Daftar ulang yang dinyatakan Lulus tgl 8-15 september 2012
Memulai perkuliahan tanggal 17 september 2012
Info Pendaftaran :
1. Mengisi formulir pendaftaran dan biaya pembayaran:
jalur PMDK = Rp. gratis
Gelombang 1 = Rp. 150.000
Gelombang 2 = Rp. 200.000
2. menyerahkan fotocopy ijazah terakhir 2 lembar yang dilegalisir ( atau surat keterangan lulus apabila belum menerima ijazah ).
3. menyerahkan Pas Foto berwarna ukuran 2x3 (2 lembar) dan 3x4 (1 lembar)
4. bagi mahasiswa yang dari PT sejenis dan untuk program B (non Reg) harus melampirkan transkip nilai.
5. jalur PMDK dinyatakan lulus tanpa mengikuti Tes Tulis / Akademik namun namun tetap harus mengikuti Tes kesehatan.
6. Tinggi badan minimal.
- Untuk wanita 150 cm ( DIII kebidanan, S1 keperawatan )
- Untuk laki-laki 155 cm
1. Mengisi formulir pendaftaran dan biaya pembayaran:
jalur PMDK = Rp. gratis
Gelombang 1 = Rp. 150.000
Gelombang 2 = Rp. 200.000
2. menyerahkan fotocopy ijazah terakhir 2 lembar yang dilegalisir ( atau surat keterangan lulus apabila belum menerima ijazah ).
3. menyerahkan Pas Foto berwarna ukuran 2x3 (2 lembar) dan 3x4 (1 lembar)
4. bagi mahasiswa yang dari PT sejenis dan untuk program B (non Reg) harus melampirkan transkip nilai.
5. jalur PMDK dinyatakan lulus tanpa mengikuti Tes Tulis / Akademik namun namun tetap harus mengikuti Tes kesehatan.
6. Tinggi badan minimal.
- Untuk wanita 150 cm ( DIII kebidanan, S1 keperawatan )
- Untuk laki-laki 155 cm
Jumat, 11 Mei 2012
Selasa, 24 April 2012
kesehatan reproduksi
Efek Kopi untuk Kesehatan Reproduksi
Dini | Selasa, 13 Maret 2012 | 13:23 WIB
Beberapa riset mengaitkan dosis kopi yang tinggi dengan infertilitas, dan meningkatnya risiko patahnya tulang pinggul pada wanita tua.
Apakah mengonsumsi kopi satu gelas setiap hari secara rutin ada pengaruhnya terhadap kesehatan reproduksi? Terimakasih. (Shafa Varera, 22)
J:
Terima kasih kembali Shafa,
Kopi merupakan jenis minuman yang sangat digemari, dengan kandungan nutrisi dalam satu cangkir kopi tanpa gula (sekitar 237 ml) sebagai berikut:
Protein | O,3 g | Kalsium | 4,7 mg |
Omega 6 | 2,4 mg | Magnesium | 7,9 mg |
Vitamin K | 0,2 mcg | Fosfor | 7,1 mg |
Niacin | 0,5 mg | Kalium | 116 mg |
Folat | 4,7 mcg | Sodium | 4,7 mg |
Kolin | 6,2 mg | Kafein | 94,8 mg |
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa kopi sangat kaya akan kafein. Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk melihat sejauh mana efek kopi, terutama kafein yang terkandung di dalamnya, bagi kesehatan termasuk dengan kesehatan reproduksi:* Kafein merupakan zat yang bersifat stimulan, yang akan memberikan efek bagi tubuh berupa peningkatan laju pernafasan, denyut jantung, tekanan darah, sakit kepala, pengeluaran hormon stres, menimbulkan rasa seperti terbakar pada lambung (terutama bagi penderita sakit lambung), meningkatkan pengeluaran energi tubuh selama beberapa jam, dan merangsang saluran cerna terutama dalam proses pembuangan.
* Kafein juga bersifat diuretik, sehingga merangsang pengeluaran cairan yang lebih banyak dari tubuh, terjadinya anemia defisiensi besi.
* Dari beberapa penelitian dikatakan bahwa selain efek negatif ternyata kopi juga memberikan efek positif terhadap penyakit Alzheimer, parkinson, dan kepikunan.
* Namun mengenai efek kopi terhadap kelainan kehamilan, cacat pada janin, tingkat kesuburan, maupun kejadian penyakit kanker, sampai saat ini belum ada hubungan yang jelas.
* Efek yang merugikan dari kafein akan semakin jelas jika kopi dikonsumsi lebih dari tiga cangkir sehari, seperti berkeringat banyak, berada dalam keadaan tegang, ketidakmampuan berkonsentrasi, kehilangan massa tulang pada wanita yang dapat berakibat terjadinya osteoporosis, dan terjadinya nyeri pada kista jinak payudara.
* Konsumsi kopi yang masih diperbolehkan tanpa menimbulkan efek yang merugikan bagi kesehatan hanya sekitar satu cangkir sehari. Oleh karena itu Shafa dapat mengukur berapa ml kopi yang diminum dalam satu gelas. Satu cangkir kopi sekitar 8 oz, atau sama dengan 237 ml.
Langganan:
Komentar (Atom)
